Hadits Tentang MEMINDAHKAN HUTANG (Hiwalah) DAN MENANGGUNG Hutang (Dhaman) - Terjemahan Bulughul Maram
Advertisement

Penawaran Terbatas! Paket Data 25GB Hanya Rp 90.000
Dapatkan kuota besar 25GB untuk semua nomor AS, Loop, dan simPATI hanya dengan Rp 90.000, berlaku selama 30 hari! Internet lancar tanpa khawatir kehabisan kuota, cocok untuk streaming, gaming, dan browsing sepuasnya!
Aktifkan sekarang dan nikmati kebebasan internet!
Read More Beli Paket
Advertisement
KITAB JUAL
BELI
|
BAB MEMINDAHKAN HUTANG DAN MENANGGUNG |
بَابُ الْحَوَالَةِ
وَالضَّمَان
| |
Hadits No. 899 | ||
Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah
Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Penangguhan (pembayaran hutang) orang
kaya itu suatu kesesatan. Apabila seseorang di antara kamu hutangnya dipindahkan
kepada orang yang mampu, hendaknya ia menerima." Muttafaq Alaihi. Menurut suatu
riwayat Ahmad: "Barangsiapa (hutangnya) dipindahkan, hendaknya ia menerima."
|
َعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى
الله عليه وسلم ( مَطْلُ اَلْغَنِيِّ ظُلْمٌ, وَإِذَا أُتْبِعُ أَحَدُكُمْ عَلَى
مَلِيٍّ فَلْيَتْبَعْ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ وَفِي رِوَايَةِ أَحْمَدَ: (
فَلْيَحْتَلْ )
| |
Hadits No. 900 | ||
Jabir Radliyallaahu 'anhu berkata: Ada seorang laki-laki
di antara kami meninggal dunia, lalu kami memandikannya, menutupinya dengan
kapas, dan mengkafaninya. Kemudian kami mendatangi Rasulullah Shallallaahu
'alaihi wa Sallam dan kami tanyakan: Apakah baginda akan menyolatkannya?. Beliau
melangkan beberapa langkah kemudian bertanya: "Apakah ia mempunyai hutang?".
Kami menjawab: Dua dinar. Lalu beliau kembali. Maka Abu Qotadah menanggung
hutang tersebut. Ketika kami mendatanginya; Abu Qotadah berkata: Dua dinar itu
menjadi tanggunganku. Lalu Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda:
"Betul-betul engkau tanggung dan mayit itu terbebas darinya." Ia menjawab: Ya.
Maka beliau menyolatkannya. Riwayat Ahmad, Abu Dawud, dan Nasa'i. Hadits shahih
menurut Ibnu Hibban dan Hakim.
|
َوَعَنْ جَابِرٍ رضي الله عنه قَالَ: ( تُوُفِّيَ رَجُلٌ مِنَّا,
فَغَسَّلْنَاهُ, وَحَنَّطْنَاهُ, وَكَفَّنَّاهُ, ثُمَّ أَتَيْنَا بِهِ رَسُولَ
اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقُلْنَا: تُصَلِّي عَلَيْهِ? فَخَطَا خُطًى, ثُمَّ
قَالَ: أَعَلَيْهِ دَيْنٌ? قُلْنَا: دِينَارَانِ، فَانْصَرَفَ, فَتَحَمَّلَهُمَا
أَبُو قَتَادَةَ، فَأَتَيْنَاهُ, فَقَالَ أَبُو قَتَادَةَ: اَلدِّينَارَانِ
عَلَيَّ، فَقَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم أُحِقَّ اَلْغَرِيمُ
وَبَرِئَ مِنْهُمَا اَلْمَيِّتُ? قَالَ: نَعَمْ, فَصَلَّى عَلَيْهِ ) رَوَاهُ
أَحْمَدُ, وَأَبُو دَاوُدَ, وَالنَّسَائِيُّ, وَصَحَّحَهُ اِبْنُ حِبَّانَ,
وَالْحَاكِمُ
| |
Hadits No. 901 | ||
Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah
Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bila didatangkan kepada beliau orang meninggal
yang menanggung hutang, beliau bertanya: "Apakah ia meninggalkan sesuatu untuk
melunasi hutangnya?". Jika dikatakan bahwa ia meninggalkan sesuatu untuk
melunasi hutangnya, beliau menyolatkannya. Jika tidak, beliau bersabda:
"Sholatlah atas temanmu ini." Tatkala Allah telahg memberikan beberapa
kemenangan kepadanya, beliau bersabda: "Aku lebih berhak pada kaum mukminin
daripada diri mereka sendiri. Maka barangsiapa meninggal dan ia memiliki hutang,
akulah yang melunasinya." Muttafaq Alaihi. Menurut suatu riwayat Bukhari: "Maka
barangsiapa mati dan tidak meninggalkan harta pelunasan....".
|
َوَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه ( أَنَّ
رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم كَانَ يُؤْتَى بِالرَّجُلِ اَلْمُتَوَفَّى
عَلَيْهِ اَلدَّيْنُ, فَيَسْأَلُ: هَلْ تَرَكَ لِدَيْنِهِ مِنْ قَضَاءٍ? فَإِنْ
حُدِّثَ أَنَّهُ تَرَكَ وَفَاءً صَلَّى عَلَيْهِ, وَإِلَّا قَالَ: صَلُّوا عَلَى
صَاحِبِكُمْ فَلَمَّا فَتَحَ اَللَّهُ عَلَيْهِ اَلْفُتُوحَ قَالَ: أَنَا أَوْلَى
بِالْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنْفُسِهِمْ, فَمَنْ تُوُفِّيَ, وَعَلَيْهِ دَيْنٌ
فَعَلَيَّ قَضَاؤُهُ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِوَفِي رِوَايَةٍ لِلْبُخَارِيِّ: (
فَمَنْ مَاتَ وَلَمْ يَتْرُكْ وَفَاءً )
| |
Hadits No. 902 | ||
Dari Amar Ibnu Syu'aib, dari ayahnya, dari kakeknya
Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda:
"Tidak ada tanggungan, dalam pelaksanaan had." Riwayat Baihaqi dengan sanad
lemah.
|
َوَعَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ, عَنْ أَبِيهِ, عَنْ جَدِّهِ قَالَ: قَالَ
رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( لَا كَفَالَةَ فِي حَدٍّ ) رَوَاهُ
اَلْبَيْهَقِيُّ بِإِسْنَادٍ ضَعِيفٍ
| |
Bulughul Maram
versi 2.0 © 1429 H / 2008 M Oleh : Pustaka Al-Hidayah
|
Advertisement