Bulughul Maram Tentang Miqat dan Dimana Tempat Miqat dalam Pelaksanaan Haji
Advertisement

Penawaran Terbatas! Paket Data 25GB Hanya Rp 90.000
Dapatkan kuota besar 25GB untuk semua nomor AS, Loop, dan simPATI hanya dengan Rp 90.000, berlaku selama 30 hari! Internet lancar tanpa khawatir kehabisan kuota, cocok untuk streaming, gaming, dan browsing sepuasnya!
Aktifkan sekarang dan nikmati kebebasan internet!
Read More Beli Paket
Advertisement
KITAB
HAJI
|
BAB TENTANG MIQAT |
بَابُ اَلْمَوَاقِيتِِ
| |
Hadits No. 739 | ||
Dari Ibnu Abbas Radliyallaahu 'anhu bahwa Nabi
Shallallaahu 'alaihi wa Sallam telah menetapkan miqat untuk penduduk Madinah:
Dzul Khulaifah, Penduduk Syam: Al-Juhfah, penduduk Nejed: Qarnul Manazil,
Penduduk Yaman: Yalamlam. Miqat-miqat itu untuk mereka dari negeri-negeri
tersebut dan untuk mereka yang melewatinya dari negeri-negeri lain yang ingin
menunaikan haji dan umrah. Adapun bagi orang-orang selain itu maka miqatnya dari
tempat yang ia kehendaki, sehingga penduduk Mekkah miqatnya dari Mekkah."
Muttafaq Alaihi.
|
َعَنِ اِبْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُمَا; ( أَنَّ اَلنَّبِيَّ
صلى الله عليه وسلم وَقَّتَ لِأَهْلِ اَلْمَدِينَةِ: ذَا الْحُلَيْفَةِ, وَلِأَهْلِ
اَلشَّامِ: اَلْجُحْفَةَ, وَلِأَهْلِ نَجْدٍ: قَرْنَ اَلْمَنَازِلِ, وَلِأَهْلِ
اَلْيَمَنِ: يَلَمْلَمَ, هُنَّ لَهُنَّ وَلِمَنْ أَتَى عَلَيْهِنَّ مِنْ
غَيْرِهِنَّ مِمَّنْ أَرَادَ اَلْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ, وَمَنْ كَانَ دُونَ ذَلِكَ
فَمِنْ حَيْثُ أَنْشَأَ, حَتَّى أَهْلُ مَكَّةَ مِنْ مَكَّةَ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْه
ِ
| |
Hadits No. 740 | ||
Dari 'Aisyah Radliyallaahu 'anhu bahwa Nabi Shallallaahu
'alaihi wa Sallam menentukan miqat bagi penduduk Iraq di Dzat Irq. Riwayat Abu
Dawud dan Nasa'i.
|
َوَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا: ( أَنَّ أَنَّ اَلنَّبِيَّ
صلى الله عليه وسلم وَقَّتَ لِأَهْلِ اَلْعِرَاقِ ذَاتَ عِرْقٍ ) رَوَاهُ أَبُو
دَاوُدَ, وَالنَّسَائِيّ ُ
| |
Hadits No. 741 | ||
Asalnya dari riwayat Muslim dari hadits Jabir r.a, namun
para perawinya ragu-ragu akan kemarfu'-an hadits tersebut.
|
َوَأَصْلُهُ عِنْدَ مُسْلِمٍ مِنْ حَدِيثِ جَابِرٍ إِلَّا أَنَّ
رَاوِيَهُ شَكَّ فِي رَفْعِه ِ
| |
Hadits No. 742 | ||
Dalam shahih Bukhari disebutkan bahwa Umarlah yang
menetapkan miqat Dzat Irq.
|
َوَفِي اَلْبُخَارِيِّ: ( أَنَّ عُمَرَ هُوَ اَلَّذِي وَقَّتَ ذَاتَ
عِرْقٍ )
| |
Hadits No. 743 | ||
Menurut riwayat Ahmad, Abu Dawud dan Tirmidzi dari Ibnu
Abbas Radliyallaahu 'anhu bahwa Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam menetapkan
al-'Aqiqi sebagai miqat penduduk dari timur.
|
َوَعِنْدَ أَحْمَدَ, وَأَبِي دَاوُدَ, وَاَلتِّرْمِذِيِّ: عَنِ اِبْنِ
عَبَّاسٍ: ( أَنَّ اَلنَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم وَقَّتَ لِأَهْلِ اَلْمَشْرِقِ:
اَلْعَقِيقَ )
| |
Bulughul Maram
versi 2.0 © 1429 H / 2008 M Oleh : Pustaka Al-Hidayah
|
Advertisement